Kelurahan Namo Gajah

Admin Medan Tuntungan Sabtu 28-07-2018 | 946 Views KELURAHAN
Kelurahan Namo Gajah
Kelurahan Namo Gajah adalah Kelurahan di Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Sumatera Utara, Indonesia.

Sejarah
Medan Tuntungan yang berada di selatan Kota Medan, merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan dataran tinggi Karo. Tak ayal di kecamatan ini masih ditemukan sungai kecil yang menjadi alur air dari dataran tinggi Sibolangit. Sebelum ramai penduduk, adalah siput dan gajah yang menikmati kesegaran air di sungai-sungai itu. Ya, siput atau keong dan gajah ini pernah punya  cerita  di Medan Tuntungan. Riwayat dua hewan yang akrab denganair ini hingga kini terpatri sebagai dua nama kelurahan di Medan Tuntungan, yakni Kelurahan Lau Cih dan Kelurahan Namu Gajah. 
Dari kosakatanya, jelas nama dua kelurahan ini memang berasal dari bahasa Karo. Medan Tuntungan memang identik dengan keberadaan masyarakat Karo, karena letak geografisnya yang dekat dengan Karo. “Masyarakat Karo yang turun ke Tanah Deli, pasti bertemu Tuntungan terlebih dulu,” kata Sejarawan, Erond Damanik. Kelurahan Lau Cih dan Kelurahan Namu Gajah adalah dua kelurahan paling ujung yang berbatasan langsung dengan Pancurbatu, Deliserdang. 
Pemberian nama Namu Gajah pada kelurahan ini memiliki peristiwa yang dinilai layak untuk dikenang selamanya. Namu Gajah dalam bahasa Karo memiliki arti lubuk gajah. Disebut lubuk gajah karena aliran Sungai Belawan (tepatnya di Jalan Petunia Raya) yang melintas di tempat itu, merupakan lokasi pemandian gajah. Pada 1940- 1950, rombongan gajah liar masih sering menikmati Sungai Belawan karena sungai sangat dalam dan lebar. Namun, memasuki 1960-an, gajah-gajah liar tersebut sudah jarang terlihat mandi di sana.
“Mungkin karena sudah banyak warga yang mulai banyak membangun tempat tinggal di sana,” ucapnya. Dia menyebutkan, Kelurahan Namo Gajah dulunya merupakan kawasan hutan yang masih terdapat habitat gajah liar. Tapi kemudian, hutan itu dibuka dan dijadikan sebagai lahan pertanian, gajah-gajah tersebut naik hingga ke kawasan hutan Sibolangit.
Saat ini, Lubuk Gajah tersebut sudah tidak berbekas lagi karena sungai, lubuknya akan sulit bertahan seiring perkembangan lingkungan. “Makanya, salah satu kenangan yang dibuat adalah pemberian nama kelurahan. Tapi dari dulu, masyarakat di sana memang menyebutnya sebagai Namu Gajah,” tuturnya. Pria yang tinggal di Jalan Penerbangan Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan ini menceritakan, kelurahan yang ditempati sekarang ini pun memiliki cerita penamaan yang unik.

Letak dan Geografis Kelurahan Namo Gajah
Luas Wilayah :1,10km²
Letak diatas permukaan Laut :   - Meter
Jarak Kantor Lurah dengan
Kantor Camat Medan Tuntungan : 2,3 Km
Jumlah Lingkungan : 3 Lingkungan

Berbatasan
Sebelah Utara : Kelurahan Kemenangan Tani,  
Sebelah Selatan : Kelurahan Baru Ladang Bambu 
Sebelah Barat : Sungai Belawan Sebelah Timur : Kelurahan Laucih

Alamat Kantor :
Jl. Petunia Raya, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan

Lurah :
UJUD SITOMPUL, S.STP

 

Related Posts

Agenda Kegiatan